Arab Saudi kembali memperkenalkan uang kertas riyal edisi terbaru sebagai bagian dari komitmen terhadap inovasi dan keamanan dalam sistem keuangan nasional. Emisi terbaru ini, yang dirilis pada tahun 2020, menampilkan desain yang lebih modern serta fitur keamanan canggih untuk mencegah pemalsuan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi.
Setiap pecahan—mulai dari 1 hingga 500 riyal—mengusung elemen visual khas Arab Saudi, seperti potret Raja Salman, landmark nasional, dan motif budaya yang memperkuat identitas negara. Selain estetika, fitur-fitur seperti watermark, benang pengaman, tinta berubah warna, dan cetakan timbul menjadi bagian integral dari sistem proteksi uang kertas ini.
Dengan hadirnya edisi terbaru ini, masyarakat dan pelaku usaha, termasuk penyedia jasa penukaran uang, diimbau untuk mengenali ciri-ciri fisik dan keaslian uang secara seksama. Edukasi tentang emisi terbaru sangat penting agar transaksi berjalan aman dan nyaman, terutama bagi jamaah haji dan umrah yang sering menggunakan mata uang riyal dalam jumlah besar.
Berikut penampakan pecahan tersebut

Setelah mengenal desain dan fitur keamanan uang riyal edisi terbaru, penting bagi calon jamaah dan wisatawan untuk lebih cermat dalam memilih tempat penukaran uang. Hindari penukaran di tempat sembarangan yang tidak memiliki izin resmi, karena risiko mendapatkan uang palsu atau nilai tukar yang merugikan sangat tinggi. Pilihlah money changer terpercaya seperti Pusat Riyal, yang menjamin keaslian uang dan transparansi nilai tukar.
Penipuan berkedok penukaran uang masih marak terjadi di kawasan ramai seperti sekitar Masjidil Haram dan bandara. Modusnya bisa berupa penawaran kurs tinggi, penukaran cepat tanpa bukti transaksi, atau bahkan uang palsu yang diselipkan dalam jumlah besar. Pastikan Anda selalu meminta struk, mengecek nilai tukar resmi, dan menolak transaksi jika ada kejanggalan. Jangan tergiur oleh tawaran yang “terlalu bagus untuk jadi kenyataan”.
Untuk mengenali uang riyal asli, gunakan metode 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang. Uang asli memiliki watermark berupa gambar Raja Salman, benang pengaman yang tertanam di dalam kertas, dan tinta yang berubah warna saat dilihat dari sudut tertentu. Sentuhan pada bagian nominal dan lambang negara akan terasa timbul, bukan rata seperti cetakan biasa.
Perhatikan juga kualitas cetakan dan bahan kertas. Uang riyal asli dicetak dengan teknologi tinggi, menghasilkan warna yang tajam dan simetris. Kertasnya berbahan serat khusus yang tidak mudah sobek dan terasa lebih kokoh dibanding kertas biasa. Jika Anda menemukan uang dengan warna buram, cetakan kabur, atau bahan yang terasa licin dan mudah lecek, segera waspadai.
Untuk menghindari blop harga—yaitu praktik menaikkan harga secara tidak wajar kepada turis atau jamaah—usahakan selalu menanyakan harga terlebih dahulu dan bandingkan dengan toko lain. Gunakan aplikasi konversi mata uang untuk memastikan nilai tukar saat itu. Dan yang paling penting, lakukan transaksi di tempat yang direkomendasikan oleh penyelenggara haji atau travel resmi. Dengan langkah-langkah ini, Anda bisa beribadah dengan tenang tanpa khawatir soal uang.